Hingga waktu yang menjawab

November 02, 2019

Yang kesekian kalinya. Ntah ini sudah yang keberapa dan semoga ini yang terakhir aku merapikan hatiku karenamu, setelah setahun aku yang ingin meninggalkanmu, tapi aku tak sanggup.
Kemudian aku dan kamu kembali berkabar. Menanya kabar, memberi perhatian, dan memberi harap. Tapi waktu seperti tidur semalam. Begitu cepat. Setelah aku kembali mendapatkan semangat dan harapan, aku terbangun. Itu hanya mimpi. Ternyata kamu memutuskan untuk meminang gadis kotamu merantau. Aku tak tau, siapa dia. Apakah dia orang baru di lembar hidupmu, ataukah pemeran lama yang bersamamu di kota rantau itu? Aku tak perlu tahu...
Cukup aku tahu, sebuah kepastian bahwa aku dan kamu akan mewujudkan mimpi di jalan kita masing-masing.
Semua semangat dan harapanku yang kembali itu ternyata hanya mimpi. Mungkin bukan kamu pemerannya.. Qadarrullah.. Semua terjadi atas kuasa Allah.. Jodoh tidak ada yang tahu sebelum ijab kamu ucapkan untuknya ataukah lainnya. Semoga keputusanmu meminang gadis itu adalah pilihan yang tepat dan diridhoi Allah untuk bersama menuju surganya.
Semoga cintamu dengannya adalah karena-Nya. Dan aku bisa ikhlas menerima takdir-Nya

You Might Also Like

0 comments

thank you ^^